Plasenta relatif berbahaya, tetapi tingkat risikonya tergantung pada kondisi fisik wanita hamil: pertama, jika plasenta rendah selama perkembangan janin dan dekat dengan pembukaan serviks, faktor risikonya lebih tinggi dan Anda perlu merawat janin tepat waktu, jangan berolahraga berat dan beristirahat di tempat tidur dengan benar. Jika plasenta masih agak jauh dari pembukaan serviks, faktor risikonya lebih kecil, jadi jangan terlalu khawatir, cukup lebih memperhatikan perawatan tubuh Anda, jangan melakukan hubungan intim, berjalan dengan benar, dan jangan melakukan pekerjaan fisik yang berat untuk menghindari keguguran. Jika plasenta ditemukan rendah selama kehamilan, disarankan untuk melakukan perawatan sesuai dengan instruksi dokter.