Alangkah baiknya jika Anda dapat membedakan antara berbagai area nyeri lutut, sifat dan tingkat nyeri, dan dengan mudah mengetahui apa yang salah dengan lutut Anda. Namun, sendi lutut adalah salah satu sendi yang paling kompleks dalam tubuh, dan statistik menunjukkan bahwa ada lebih dari seratus jenis artritis lutut yang berbeda. Masalah pada bagian mana pun dari sendi lutut dapat menyebabkan nyeri lutut, dan banyak kondisi lutut yang memiliki gejala yang tumpang tindih, sehingga sulit untuk mengidentifikasinya hanya berdasarkan gejala saja tanpa bantuan pemeriksaan klinis dan tes tambahan. Di bawah ini adalah ringkasan dari 6 penyakit yang berhubungan dengan lutut yang tidak normal. Di sini, sebagai informasi saja, jika diagnosis definitif ingin dilakukan, tentu saja harus dilakukan di ruang praktik dokter. 1. Nyeri lutut yang sering Gejala utamanya adalah: nyeri dan bengkak di bagian depan dan samping lutut; kekakuan di pagi hari yang dapat berlangsung selama lebih dari 30 menit; nyeri setelah penggunaan lutut secara teratur; ketidaknyamanan lutut yang biasanya meningkat pada malam hari; nyeri dalam kasus ekstrim saat berjalan atau berdiri; penekukan lutut secara permanen. Kemungkinan penyebab: Osteoartritis. Penyebabnya adalah keausan tulang rawan sendi yang terus menerus, yang mengeras dan menipis, sehingga menyebabkan peradangan. 2. Ketidaknyamanan pada lutut Gejala utamanya adalah: ketidaknyamanan pada bagian dalam lutut; rasa sakit yang meningkat ketika menaiki tangga; rasa sakit ketika disentuh dengan tangan dan sensasi hangat, mungkin disertai pembengkakan. Kemungkinan penyebab: radang kandung lendir prepatela. Terdapat banyak kantung cairan kecil di antara tulang dan tendon serta ligamen. Jika kantung cairan di dalam lutut mengalami trauma atau terlalu sering digunakan, area tersebut dapat menjadi bengkak dan meradang. 3. Lutut tidak dapat diputar Gejala utamanya adalah: nyeri menusuk di bagian tengah lutut, rasa sakit yang meningkat ketika lutut diputar dari satu sisi ke sisi lainnya; lutut “terkunci” dan tidak dapat ditekuk atau diluruskan. Kemungkinan penyebab: Meniskus robek. Meniskus adalah dua buah tulang rawan fibrosa berbentuk bulan sabit yang terletak di permukaan medial dan lateral tibia, yang berfungsi sebagai peredam guncangan dan bantalan. Ketika meniskus robek, fragmen kecil dapat masuk ke dalam sendi dan menyebabkan peradangan. 4. Lutut membengkak seperti balon Gejala utamanya adalah: pembengkakan pada lutut, seperti balon yang belum terisi udara; kemerahan pada kulit, tetapi rasa sakit berasal dari dalam lutut dan tungkai bawah; lutut tidak dapat bergerak dan “macet”. Kemungkinan penyebab: Pembengkakan disebabkan oleh penumpukan cairan sendi, yang dapat diperparah oleh artritis. 5. Sensasi lutut terasa panas Gejala utamanya adalah: rasa sakit parah yang timbul dalam beberapa jam; kemerahan pada kulit dan benjolan putih berkilau di bawah kulit; sendi terasa sangat panas dan kaku; gejalanya berlangsung selama 3-10 hari dan timbul pada malam hari; jempol kaki juga dapat terpengaruh. Kemungkinan penyebab: Gout. Ini adalah bentuk artritis yang paling umum dan biasanya disebabkan oleh penumpukan asam urat pada persendian yang menyebabkan peradangan. Penyakit ini memiliki kecenderungan genetik, tetapi kelebihan berat badan dan minum alkohol meningkatkan risikonya. Ikan sarden dan kacang-kacangan mengandung kadar purin yang tinggi, yang dapat memperparah gejala asam urat. 6. Ketidakmampuan untuk melompat dengan lutut Gejala utamanya adalah: nyeri hebat di bagian belakang dan sisi bawah tempurung lutut saat berjalan atau berlari; terkadang rasa sakitnya sering muncul sehingga membuat tidur menjadi sulit. Kemungkinan penyebab: Tendonitis, yang disebabkan oleh cedera pada ligamen patela. Orang lanjut usia memiliki tendon yang lemah dan cenderung mengalaminya. Atlet dan penari yang sering menggunakan area lutut juga berisiko lebih tinggi terkena penyakit ini. Kelebihan berat badan dan memiliki tulang kaki yang tidak simetris juga dapat memperburuk kondisi.