Apakah ada kemungkinan pembedahan untuk metastasis?

  Metastasis otak adalah lesi ganas yang paling umum terjadi pada tengkorak dan disebabkan oleh perpindahan sel tumor ganas dari bagian tubuh lain untuk tumbuh di tengkorak melalui sistem darah. Menurut statistik, metastasis otak terjadi pada sekitar 20-40% pasien dengan tumor ganas.  Ketika metastasis otak terdeteksi, evaluasi menyeluruh terhadap lesi intrakranial harus dilakukan terlebih dahulu. Kedua, segala sesuatu yang memungkinkan harus dilakukan untuk menentukan lokasi utama. Penentuan lokasi utama merupakan kunci penting dalam pengelolaan metastasis otak. Pembedahan penting dilakukan karena sebagian besar agen kemoterapi mengalami kesulitan untuk melintasi sawar darah-otak untuk masuk ke dalam tengkorak guna membunuh sel-sel tumor.  Perawatan bedah metastasis otak digunakan untuk: (1) metastasis otak tunggal atau multipel dengan efek pendudukan lokal yang signifikan dan kemungkinan herniasi otak; (2) metastasis otak tunggal, atau multipel metastasis yang berdekatan satu sama lain, yang terletak di area yang dapat diakses melalui pembedahan, dalam kondisi umum yang baik, serta tumor ekstrakranial yang stabil. Untuk pasien ini, pembedahan yang dikombinasikan dengan radioterapi seluruh otak pasca operasi dapat meningkatkan tingkat kontrol lokal intrakranial dan lebih efektif daripada pembedahan saja atau radioterapi seluruh otak saja; (3) Pasien dengan lesi intrakranial yang dicurigai sebagai metastasis dan yang tidak dapat memperoleh diagnosis patologis ekstrakranial, pembedahan biopsi stereotaktik atau pembedahan biopsi terbuka dapat dilakukan.  Berkat kemajuan modern dalam bedah mikro, pembedahan telah menjadi tindakan aktif dalam pengobatan metastasis otak. Perawatan pasca operasi dengan radioterapi dan kemoterapi dapat secara signifikan memperpanjang waktu bertahan hidup dan kualitas hidup beberapa pasien.