Anda dapat makan rotis setelah operasi sindrom saluran siku. Tidak ada makanan yang pasti yang tidak boleh dimakan oleh pasien setelah operasi sindrom saluran siku, tetapi diet seimbang harus diperhatikan. Makanan yang kaya akan vitamin B1 dan vitamin B12 dapat dikonsumsi lebih sering, sehingga dapat menyehatkan saraf. Anda juga harus mengonsumsi lebih banyak makanan kaya protein, yang dapat meningkatkan kekebalan tubuh dan daya tahan tubuh terhadap penyakit. Pada saat yang sama, Anda juga harus mengurangi makan makanan yang pedas dan mengiritasi selama masa pemulihan. Setelah operasi untuk sindrom saluran siku, pasien harus memperhatikan perawatan lokasi operasi untuk menghindari infeksi luka. Sendi siku dapat diimobilisasi dengan gips untuk menghindari terlalu banyak gerakan pada area yang terkena. Setelah operasi untuk sindrom saluran siku, Anda harus melakukan tindak lanjut secara teratur dan mengikuti rekomendasi dokter Anda.