Ketika tubuh terjaga, saraf simpatik lebih dominan. Ketika tubuh mengantuk atau tertidur, saraf parasimpatik menjadi lebih bergairah. Namun, tidak semua pria akan mengalami ereksi saat mereka mengantuk atau tidur. Alasan utama untuk fenomena ini adalah karena mereka mungkin baru saja lelah atau mungkin sensitif terhadap rangsangan psikoseksual, seperti paparan berlebihan terhadap video, buku, atau publikasi yang merangsang secara seksual pada siang hari, yang dapat menyebabkan ereksi saat mereka mengantuk atau tidur. Jika ereksi hanya terjadi sesekali, Anda tidak perlu khawatir, karena buang air kecil dapat membantu pria mengalami ereksi saat ada air seni di dalam kandung kemih. Jika Anda sering mengalami ereksi saat tidur atau saat mengantuk, dan jika ereksi berlangsung lama dan tidak melemah dengan sendirinya, disarankan untuk pergi ke rumah sakit untuk melakukan pemeriksaan guna mencegah ereksi penis yang tidak normal.