Apa yang harus saya lakukan jika saya menderita gastritis dan mengalami refluks asam setelah makan?

Dengan gastritis, refluks asam lambung setelah makan dapat ditingkatkan dengan makan kuantitatif secara teratur, makan lebih banyak bubur millet dan makanan yang mudah dicerna lainnya seumur hidup. Anda juga dapat mengonsumsi ranitidin, domperidone, aluminium tiosulfat, dan obat lain yang menghambat asam lambung, mendorong pengosongan lambung, dan melindungi mukosa lambung. Pasien gastritis dapat mengalami refluks asam lambung dengan merangsang peningkatan sekresi asam lambung setelah makan, yang dapat disertai dengan gejala seperti kembung dan kurang nafsu makan. 1. Perbaikan hidup: Makanlah secara teratur dan hindari makan berlebihan, agar tidak merangsang sekresi asam lambung yang berlebihan. Anda dapat makan lebih banyak bubur millet, sup mie dan makanan ringan dan mudah dicerna lainnya, hindari alkohol, hot pot dan makanan yang merangsang lainnya, agar tidak memperburuk kerusakan mukosa lambung. 2. Pengobatan: Ranitidin dan omeprazole dapat dikonsumsi untuk menghambat sekresi asam lambung dan meredakan gejala refluks asam lambung. Gunakan domperidone, mosapride, dll. Untuk meningkatkan gerakan peristaltik gastrointestinal, mempercepat pengosongan lambung, mengurangi refluks asam. Anda juga dapat mengonsumsi aluminium tiosulfat, magnesium aluminium karbonat, dll. Untuk melindungi mukosa lambung dan mengurangi rangsangan pada mukosa lambung. Munculnya fenomena tersebut harus tepat waktu di bawah bimbingan dokter untuk pengobatan yang wajar, jangan membabi buta dan sewenang-wenang menggunakan obat untuk menghindari reaksi yang merugikan.