Bagaimana cara mencegah penyebaran virus hepatitis C?

  Pencegahan penularan virus hepatitis C (HCV) terutama mencakup: 1. Tidak ada vaksin yang efektif untuk mencegah hepatitis C. 2. Penyaringan donor darah yang ketat: Penerapan yang ketat dari Undang-Undang Donor Darah Republik Rakyat Tiongkok dan promosi donor darah tanpa kompensasi. Penyaringan donor darah yang ketat dengan menguji serum anti-HCV dan alanine aminotransferase (ALT). Metode deteksi antigen HCV harus dikembangkan untuk meningkatkan tingkat deteksi mereka yang terinfeksi selama periode jendela.3. Pencegahan penularan rute transdermal dan mukosa Mempromosikan injeksi yang aman: Instrumen medis seperti instrumen gigi dan endoskopi harus didesinfeksi secara ketat. Tenaga medis harus mengenakan sarung tangan saat menyentuh darah dan cairan tubuh pasien. Berikan konseling psikologis dan pendidikan keselamatan kepada pengguna narkoba suntik untuk membujuk mereka berhenti. Jangan berbagi pisau cukur dan peralatan gigi, dll. Peralatan potong rambut, peralatan tindik dan tato harus didesinfeksi dengan ketat.  4. Pencegahan penularan seksual: Orang yang memiliki riwayat pergaulan seksual harus diperiksa secara teratur dan penanganannya harus diperkuat. Disarankan agar orang yang terinfeksi HCV menggunakan kondom selama hubungan seksual. Pendidikan seks yang tepat harus diberikan kepada remaja.  5. Pencegahan penularan dari ibu ke anak: Untuk wanita hamil yang positif RNA HCV, amniosentesis harus dihindari, waktu persalinan harus diminimalisir, integritas plasenta harus dipastikan, dan kemungkinan bayi baru lahir terpapar darah ibu harus dikurangi.