Ada banyak jenis obat tidur yang digunakan secara klinis, yang paling umum adalah eszopiclone, alprazolam, zolpidem tartrate, dan dexrazopiclone. Obat yang berbeda dipilih untuk pasien yang berbeda, jadi untuk obat tidur, efektivitasnya tergantung terutama pada presentasi klinis pasien dan apakah ada kombinasi penyakit terkait. Pasien yang mengalami kesulitan tidur disarankan untuk mengonsumsi obat short-acting seperti zolpidem tartrate dan dexrazopiclone, yang keduanya memiliki onset kerja yang relatif cepat dan dapat menginduksi tidur dengan cepat, sehingga memperpendek siklus tidur. Pasien dengan gangguan tidur yang mengakibatkan kecenderungan untuk bangun di paruh kedua malam disarankan untuk mengonsumsi obat dengan kerja menengah seperti eszopiclone dan alprazolam, yang dapat memperpanjang siklus tidur dan dengan demikian mengurangi manifestasi klinis kecenderungan untuk bangun di paruh kedua malam.