Prinsip pengobatan untuk perdarahan pada remaja adalah hemostasis, pengobatan simtomatik, pengaturan siklus menstruasi, pengobatan umum dan dukungan nutrisi. Pada kasus perdarahan yang relatif berat pada perdarahan remaja, obat hemostatik seperti vitamin K1, fenolsulfonamida dan terapi tiga kali lipat intravena dengan asam aminolevulinat biasanya digunakan. Volume darah yang rendah membutuhkan penambahan volume dengan segera untuk mencegah syok. Perawatan umum meliputi istirahat di tempat tidur, sebaiknya dalam posisi setengah duduk, untuk memfasilitasi drainase dan eliminasi darah. Terapi nutrisi meliputi terapi diet dan kombinasi energi intravena. Menunggu hingga perdarahan berhenti memungkinkan pengaturan siklus menstruasi secara manual. Secara umum, perdarahan pada remaja dapat dikembalikan ke keadaan normal setelah penanganan yang tepat waktu dan tidak ada bahaya atau komplikasi di kemudian hari. Pada kasus perdarahan yang berlebihan yang menyebabkan anemia, diperlukan penggantian darah tepat waktu dan koreksi anemia.