Neuralgia trigeminal adalah gangguan saraf otak yang paling umum ketika serangannya tak tertahankan bagi banyak pasien. Oleh karena itu, penting bagi pasien untuk menerima perawatan dini di rumah sakit biasa. Oleh karena itu, penting bagi masyarakat untuk mengetahui cara mendiagnosis neuralgia trigeminal terlebih dahulu sehingga mereka dapat bekerja sama dengan pengobatan sedini mungkin. Jadi, lalu bagaimana kita mendiagnosis neuralgia trigeminal? 1. Sifat nyeri: Ada lima jenis nyeri utama pada pasien dengan neuralgia trigeminal, yaitu nyeri seperti jarum, nyeri seperti pisau, nyeri seperti terbakar, nyeri seperti robek, dan nyeri seperti sengatan listrik. 2. Lokasi nyeri: Lokasi nyeri neuralgia trigeminal secara bertahap akan menyebar dari titik di wajah, mulut atau rahang ke saraf trigeminal, dengan cabang kedua dan ketiga dari saraf yang paling umum, dan rentang nyeri tidak akan melebihi garis tengah wajah. Neuralgia trigeminal memiliki titik-titik pemicu nyeri yang jelas, sering terletak di hidung, bibir atas, gusi, lidah, sudut mulut, alis, dll. Sentuhan ringan atau stimulasi titik-titik pemicu dapat memicu serangan yang menyakitkan. 4, pola nyeri: meskipun timbulnya neuralgia trigeminal tanpa peringatan, berhenti tiba-tiba juga akan menjadi serangan mendadak, tetapi gejala nyeri memiliki pola tertentu, yaitu, setiap kali rasa sakitnya pendek, sebagian besar dalam beberapa detik hingga dalam 2 menit tiba-tiba berhenti, dan onset awal nyeri lebih sedikit, intervalnya lebih lama, dengan perkembangan penyakit, jumlah nyeri akan menjadi semakin sering, intervalnya semakin pendek dan lebih pendek, rasa sakitnya secara bertahap meningkat. Selain itu, gejala nyeri neuralgia trigeminal jarang muncul di malam hari dan tidak ada ketidaknyamanan selama interval. Di atas adalah pengantar diagnosis neuralgia trigeminal. Saya harap ini akan membantu pengobatan pasien, dan jika Anda menemukan diri Anda menderita neuralgia trigeminal, Anda harus pergi ke rumah sakit untuk perawatan tepat waktu.