Dapatkah Anda makan makanan tinggi garam setelah kemoterapi?

Makanan yang mengandung banyak garam harus dihindari sebisa mungkin setelah kemoterapi. Asupan garam yang banyak setelah kemoterapi dapat memperburuk reaksi sistem pencernaan yang merugikan dan juga dapat menyebabkan peningkatan volume darah, dan pasien harus menghindari asupan makanan yang terlalu asin.
Setelah menjalani kemoterapi, reaksi yang lebih buruk dapat terjadi, seperti sakit perut, kembung, muntah hebat dan gejala pencernaan lainnya. Beberapa pasien juga dapat mengalami reaksi hematologi seperti penurunan kadar trombosit dan leukopenia.
Setelah kemoterapi, pasien harus memperhatikan untuk menjaga pola makan yang ringan, menghindari makanan berlemak tinggi dan bergaram tinggi, dan memperkuat nutrisi untuk menghindari malnutrisi yang disebabkan oleh muntah dan mual. Pasien harus meningkatkan jumlah air untuk meningkatkan metabolisme tubuh, sehingga obat dapat dimetabolisme lebih cepat, untuk mengurangi kerusakan yang disebabkan oleh obat kimiawi pada tubuh.
Perawatan yang baik harus dilakukan setelah kemoterapi, dan tubuh harus berkonsultasi dengan dokter tepat waktu jika ada ketidaknyamanan.