Minum teh yang sangat panas dapat menyebabkan kanker kerongkongan

Sebuah penelitian terhadap lebih dari 50.000 orang di Iran menunjukkan bahwa mereka yang minum 700ml (sekitar 2 hingga 3 cangkir) teh hitam pada suhu 60°C atau lebih tinggi setiap hari memiliki kemungkinan dua kali lebih besar terkena kanker kerongkongan dalam kurun waktu 10 tahun ke depan dibandingkan mereka yang minum teh pada suhu yang lebih rendah. Penelitian ini menyelidiki jenis kanker kerongkongan yang paling umum di Iran, yaitu karsinoma sel skuamosa, yang biasanya terjadi di bagian atas dan tengah kerongkongan. Jadi, untuk menghindari mulut dan tenggorokan Anda terbakar berulang kali dengan berbagai minuman panas, sebaiknya Anda mendinginkan minuman Anda sebelum mengonsumsinya. Para peneliti mempertimbangkan faktor perancu potensial berikut ini: usia dan jenis kelamin, kekayaan, lokasi geografis, etnis, pendidikan, asupan buah dan sayuran segar, merokok, dan konsumsi alkohol. Mereka menyimpulkan bahwa orang yang minum teh pada suhu 60°C atau lebih tinggi memiliki kemungkinan 41 persen lebih besar terkena kanker kerongkongan dibandingkan dengan mereka yang minum teh pada suhu yang lebih rendah; mereka yang mengatakan bahwa mereka menyukai teh “sangat panas” memiliki kemungkinan dua kali lipat terkena kanker kerongkongan dibandingkan dengan mereka yang mengatakan bahwa mereka minum teh “dingin/hangat”; dan mereka yang mengatakan bahwa mereka minum teh “dingin/hangat” memiliki kemungkinan dua kali lipat terkena kanker kerongkongan dibandingkan dengan mereka yang mengatakan bahwa mereka minum teh “dingin/hangat”. Mereka yang mengatakan bahwa mereka menyukai teh “sangat panas” lebih dari dua kali lebih mungkin terkena kanker kerongkongan dibandingkan mereka yang mengatakan bahwa mereka minum teh “dingin/hangat”; dan mereka yang menunggu kurang dari dua menit untuk minum teh memiliki kemungkinan 51 persen lebih besar terkena kanker dibandingkan mereka yang menunggu enam menit atau lebih. Menggabungkan suhu teh dengan jumlah orang yang meminumnya setiap hari, meminum 700ml atau lebih teh sehari pada suhu 60°C atau lebih tinggi meningkatkan risiko kanker sebesar 95 persen. Karena tidak ada manfaat kesehatan yang diketahui dari meminum minuman yang sangat panas, maka disarankan agar minuman yang panas menunggu hingga dingin sebelum diminum. Terakhir, perlu juga dicatat bahwa meskipun minum teh panas dapat meningkatkan risiko, peningkatan risiko absolutnya hanya kurang dari 1 persen hingga 1,2 persen, yang mungkin masih jauh lebih kecil daripada risiko dari faktor risiko yang lebih mapan seperti alkohol, merokok, pola makan, dan obesitas, sehingga mengurangi kanker dimulai dengan pola makan dan kebiasaan gaya hidup yang baik.