Nefropati diabetik biasanya dapat dideteksi dengan tes urin. Jika tes mikroprotein urin menunjukkan hasil positif, hal ini menunjukkan nefropati diabetik dini, dengan gejala utama sebagai berikut: 1) pasien mudah lelah dan lemah; 2) pucat; 3) urin berbusa; 4) sering buang air kecil dan produksi urin yang meningkat; 5) hipertensi; 6) anemia nefrogenik; 7) edema cekung pada kedua tungkai bawah. Karena gangguan metabolik yang kompleks yang terdapat pada nefropati diabetik, setelah berkembang menjadi penyakit ginjal stadium akhir, seringkali lebih sulit diobati daripada penyakit ginjal lainnya, sehingga pencegahan dan pengobatan yang tepat waktu sangat penting untuk menunda terjadinya nefropati diabetik.