Apakah histeroskopi berbahaya bagi tubuh?

Histeroskopi sendiri tidak berbahaya bagi tubuh pasien. Histeroskopi dilakukan dengan cara yang sangat aseptik dan melibatkan penyisipan probe histeroskop ke dalam rongga rahim untuk mengamati rongga rahim dan menentukan kemungkinan adanya lesi organik atau tumor endometrium, serta morfologi rongga rahim dan patensi tuba falopi bilateral, yang memiliki nilai klinis yang sangat penting. Prosedur ini non-invasif, tidak menyebabkan kerusakan pada rongga rahim dan relatif singkat, sehingga bersifat non-invasif. Pembedahan histeroskopi dapat berbahaya bagi tubuh pasien, dan kerusakannya dapat bersifat minor atau mayor, tergantung pada penyakit pasien, keterampilan dokter bedah dan lamanya prosedur. Jika operasi berjalan dengan baik, maka tidak akan berpengaruh pada pasien. Jika tidak berjalan dengan baik, maka dapat terjadi kerusakan serius pada endometrium dan berbagai situasi berbahaya seperti perforasi rahim, keracunan air, dan emboli air.