Apa pengobatan terbaik untuk hipoperfusi serebral?

Pasokan darah yang tidak mencukupi ke otak biasanya disebabkan oleh arteriosklerosis serebral, penyakit jantung koroner atau spondilosis serviks, dll. Hal ini dapat diobati dengan minum obat atau cara lain sesuai dengan kondisi yang berbeda. 1. Arteriosklerosis serebral: Aterosklerosis terbentuk di arteri serebral, yang mempersempit lumen dan memperlambat aliran darah, sehingga suplai darah ke otak tidak mencukupi. Obat anti trombosit seperti aspirin dan atorvastatin dapat dikonsumsi secara oral; obat anti aterosklerosis dan penurun lipid seperti atorvastatin dapat membantu meningkatkan suplai darah yang tidak mencukupi ke arteri otak. 2. Penyakit jantung koroner: pasien dengan penyakit jantung koroner mengalami penyempitan pembuluh darah kardiovaskular, jumlah darah yang dipompa oleh jantung setiap kali berkurang, dan jumlah darah yang dipasok ke otak lebih rendah dari biasanya, yang pada gilirannya memicu suplai darah yang tidak mencukupi ke otak. Anda dapat mengonsumsi aspirin, clopidogrel, dan obat lain untuk meningkatkan agregasi trombosit dan mencegah pembentukan gumpalan darah; Anda juga dapat mengonsumsi flunarizine dan obat vasodilator lainnya. 3. Spondilosis servikal: penonjolan tulang leher merangsang arteri vertebralis, menyebabkan penyempitan lumen arteri atau vasospasme, yang mengakibatkan suplai darah tidak mencukupi ke area otak. Suplai darah ke arteri vertebralis dapat ditingkatkan dengan pemberian chlorzoxazone dan epirubisin secara oral untuk meningkatkan relaksasi otot-otot serviks; flunarizine dan obat vasodilatasi lainnya juga dapat dikonsumsi. Jika gejala kekurangan suplai darah ke otak pasien serius, ia harus pergi ke rumah sakit tepat waktu untuk mendapatkan perawatan, dan obat-obatan harus digunakan di bawah bimbingan dokter, dan tidak boleh digunakan secara sembarangan untuk menghindari memperburuk kondisi.