Penanganan asma berat

Asma berat sering kali berarti bahwa gejala serangan asma cukup parah sehingga memerlukan rawat inap dan umumnya dapat diobati sebagai berikut: pertama, oksigen untuk memperbaiki gejala sesak napas pasien, dan ventilasi dukungan ventilator jika perlu. Kedua, obat antispasmodik dan antiasthmatik seperti methylprednisolone dan doxorubicin dapat diberikan secara intravena atau oral. Ketiga, menghirup obat antispasmodik dan asma secara nebulis, seperti kortison dan promethazine, adalah efektif. Keempat, untuk mencegah infeksi, obat anti-inflamasi dapat diterapkan. Tentu saja, pengobatan asma berat bersifat komprehensif dan sering kali memerlukan perhatian pada diet pasien, dan perhatian harus diberikan untuk memperkuat nutrisi. Kelima, pasien juga harus mematuhi olahraga dan menghindari pemicu asma sebanyak mungkin, dan biasanya mematuhi penerapan obat asma untuk pencegahan.