Apa saja gejala gastroenteritis eosinofilik?

Gastroenteritis eosinofilik umumnya bermanifestasi secara klinis sebagai mual, muntah, sakit perut, penyakit kuning dan asites. Gastroenteritis eosinofilik adalah penyakit yang disebabkan oleh infiltrasi eosinofilik pada saluran pencernaan, yang sering kali melibatkan sinus lambung, usus besar, bahkan hati dan organ lainnya. Patologi ini biasanya berupa edema saluran pencernaan tanpa kerusakan kelenjar. Gastroenteritis eosinofilik memiliki manifestasi klinis yang berbeda pada lokasi lesi yang berbeda, yang umumnya tidak spesifik dan terkait dengan tingkat infiltrasi. Jika lambung atau usus besar terlibat, mungkin terdapat obstruksi usus, asites, nyeri perut, mual dan muntah; jika hati atau kandung empedu terlibat, penyakit kuning dapat terjadi. Selain itu, gastroenteritis eosinofilik dapat menimbulkan beberapa gejala yang menyertai seperti asma, pubertas yang tertunda, amenore dan penurunan berat badan. Perlu diperhatikan bahwa pasien harus waspada terhadap komplikasi gastroenteritis eosinofilik, seperti esofagitis, tukak lambung, radang usus buntu, dan lain-lain, ketika menderita gastroenteritis eosinofilik. Jika pasien mengalami ketidaknyamanan pencernaan, disarankan untuk pergi ke rumah sakit sesegera mungkin.