1. Apa yang harus saya makan setelah operasi ginjal? Apakah ada pantangan? Pasien operasi tumor ginjal harus makan makanan yang ringan, hindari makanan berminyak, dan tidak boleh mengkonsumsi makanan berprotein nabati, seperti tahu; jangan mengkonsumsi makanan yang digoreng, dan batasi asupan makanan berkolesterol tinggi seperti jeroan hewan, kuning telur, kuning kepiting, dll. Makanlah makanan kaya kalsium seperti susu dan sup iga sesekali untuk mencegah osteoporosis. Menambahkan cuka ke dalam sup dapat meningkatkan pelarutan dan penyerapan kalsium. Selain itu, kalsium tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan, karena hal ini akan menambah beban pada ginjal. Hindari iritasi gastrointestinal seperti kopi dan teh, serta berhenti merokok dan minum alkohol. Selain itu, sangat penting bagi pasien setelah operasi radikal pada satu sisi tumor ginjal untuk mengonsumsi protein berkualitas tinggi dalam jumlah sedang, seperti ikan, udang, dll., dan mengurangi asupan daging merah seperti daging babi dan sapi. 2. Setelah operasi terbuka, mengapa pasien merasa mati rasa dan kadang-kadang mati rasa di punggung bawah dan beberapa pasien mengalami tonjolan lokal? Hal ini karena pembedahan dapat menyebabkan kerusakan pada sebagian kulit atau saraf subkostal, yang bukan merupakan masalah besar. Waktu pemulihan dapat bervariasi dari satu pasien ke pasien lainnya dan biasanya membaik dalam waktu enam bulan. Cedera pada saraf subkostal atau saraf interkostal dan terputusnya otot-otot di lokasi sayatan juga dapat menyebabkan kulit menonjol lokal atau, dalam kasus yang parah, hernia insisional. 3. Apakah penting untuk merasakan pembengkakan sebagian luka dengan demam rendah setelah operasi? Dianjurkan untuk meninjau luka di rumah sakit untuk melihat apakah ada akumulasi cairan dan masalah lainnya. 4 .Berapa lama setelah operasi dapatkah saya melakukan aktivitas fisik? Hindari aktivitas fisik yang berat selama satu bulan setelah operasi, jangan mengangkat benda berat atau berdiri dalam jangka waktu yang lama. Jaga suasana hati yang bahagia, berolahraga dan tingkatkan sistem kekebalan tubuh Anda.