Melepas IUD setelah tiga bulan akan mempengaruhi lapisan rahim sampai batas tertentu, tetapi tidak akan menyebabkan kerusakan besar pada rahim.
Sebelum melepas IUD, dokter akan melakukan pemeriksaan USG untuk menentukan apakah posisi IUD sudah normal, sehingga dapat mencegah kerusakan besar pada rahim selama proses pelepasan. Selain itu, pengangkatan IUD sebaiknya dilakukan saat lapisan rahim berada pada kondisi paling tipis sekitar 3 hingga 7 hari setelah akhir menstruasi, yang juga dapat mencegah kerusakan yang lebih besar pada lapisan rahim.
Namun demikian, dokter tidak dapat mengamati dengan jelas posisi IUD selama pelepasan, sehingga mungkin masih terdapat kerusakan ringan pada lapisan rahim selama proses pelepasan, yang mengakibatkan perdarahan sementara pada lapisan rahim setelah IUD dilepaskan, yang biasanya relatif kecil dan dapat pulih dengan sendirinya.
Jika seorang wanita perlu melepas IUD untuk mempersiapkan kehamilan, ia harus pergi ke rumah sakit dan melakukan beberapa tes sebelum melepasnya untuk memastikan bahwa prosesnya berjalan dengan lancar.