Perawatan diri untuk penderita glaukoma

  Jika Anda atau anggota keluarga Anda menderita glaukoma, jangan takut, silakan lihat penyakitnya dengan benar, belajar mengobati penyakitnya dengan benar, selain aktif bekerja sama dengan pengobatan dokter, perawatan diri juga cukup penting.  1. Berada dalam suasana hati yang baik Banyak pasien glaukoma memiliki pengalaman bahwa jika suasana hati mereka buruk hari ini, tekanan mata mereka akan lebih tinggi. Perubahan suasana hati tidak hanya memicu serangan akut glaukoma sudut tertutup dan fluktuasi tekanan intraokular, tetapi juga meningkatkan tekanan darah dan kejang pembuluh darah, menyebabkan kerusakan lebih lanjut pada saraf optik. Pasien Glaukoma harus mempertahankan kondisi pikiran yang baik.  2, minum sedikit air banyak pasien glaukoma berpikir: dengan glaukoma, mereka harus minum lebih sedikit air, bahkan jika mereka haus, mereka juga harus membatasi minum mereka. Faktanya, gagasan ini salah! Pasien glaukoma harus minum air dengan benar, tetapi tidak dalam jumlah banyak sekaligus.  3. Tidak perlu menghindari makan Pasien glaukoma tidak perlu menghindari makan, dan disarankan untuk melakukan diet ringan. Hindari makanan tinggi lemak dan tinggi gula dan makan lebih banyak makanan kaya vitamin (seperti sayuran, buah-buahan, makanan kasar, dll.). Pasien glaukoma juga tidak perlu mengonsumsi “suplemen besar” setelah operasi, karena operasinya kecil dan pada dasarnya tidak ada kehilangan tubuh; kedua, karena saluran drainase atrium yang efektif harus dibuat setelah operasi, dan luka filtrasi tidak boleh sembuh terlalu cepat, terutama bagi mereka yang memiliki bekas luka tubuh, diet harus ringan.  4, berhenti merokok dan membatasi alkohol Pasien glaukoma harus berhenti merokok, karena merokok akan memperparah kerusakan saraf optik. Pasien glaukoma yang memiliki kebiasaan minum alkohol juga harus membatasi konsumsi alkohol mereka dalam jumlah kecil.  Setiap musim dingin, tekanan intraokular pasien glaukoma akan lebih tinggi daripada di musim panas. Permulaan glaukoma sudut tertutup juga lebih umum terjadi pada bulan-bulan yang lebih dingin. Untuk menghindari flare-up, pasien glaukoma atau mereka yang memiliki riwayat keluarga glaukoma harus memperhatikan untuk tetap hangat selama musim dingin.  Terlalu banyak bekerja dan kelelahan dapat dengan mudah memicu serangan glaukoma dan meningkatkan tekanan intraokular. Penderita glaukoma harus memperhatikan kombinasi kerja dan istirahat dalam kehidupan sehari-hari, dan tidak menggunakan mata secara terus menerus dalam waktu yang lama. Beberapa latihan aerobik (seperti jogging dan senam) juga dapat membantu mengurangi TIO.  7. Kenakan kacamata hitam dengan hati-hati Dalam lingkungan yang gelap, pupil akan melebar, yang dapat dengan mudah memicu serangan glaukoma sudut tertutup. Oleh karena itu, pasien dengan glaukoma sudut tertutup harus berhati-hati untuk memakai kacamata hitam dan tidak berada dalam kegelapan terlalu lama.