Kelenjar prostat pria berukuran kecil, seperti kastanye kecil yang terbalik. Ini berbeda dengan jaringan dan organ lain dalam tubuh manusia: ketika tubuh berkembang, organ-organ lain berhenti tumbuh, tetapi kelenjar prostat tumbuh secara diam-diam. Jika Anda memberi tahu pria bahwa kelenjar prostat tumbuh dan membesar tanpa henti, apakah Anda akan tetap tenang? Pembesaran prostat tidak dapat dihindari Seiring bertambahnya usia, hampir semua pria akan mengalami pembesaran prostat dengan derajat yang berbeda. Dapat dikatakan bahwa pembesaran prostat adalah proses alamiah, dan yang perlu kita kenali adalah jenis pembesaran prostat yang mana, yang perlu diobati. Setelah usia 45-50 tahun, seorang pria akan menghadapi rasa sakit akibat pembesaran prostat secara langsung. Peningkatan ukuran kelenjar prostat yang sederhana tidak selalu memerlukan pengobatan, dan hanya jika dipersulit oleh gejala-gejala kemih, maka kita perlu melakukan tindakan terapeutik. Apakah pembesaran prostat menjadi lebih muda? Dengan popularitas pemeriksaan USG prostat, banyak anak muda telah didiagnosis dengan “pembesaran prostat”, yang telah memunculkan konsep “peremajaan pembesaran prostat”. Liang Weibo, direktur Departemen Urologi di Rumah Sakit Afiliasi Pertama Universitas Jinan, menunjukkan bahwa penggunaan “peremajaan” untuk menggambarkan pembesaran prostat masih bisa diperdebatkan, dan orang muda umumnya tidak mudah menderita pembesaran prostat. Hiperplasia prostat berkaitan erat dengan usia dan masih menjadi penyakit pada pria paruh baya dan lanjut usia. Jadi, apa masalahnya dengan orang muda yang mengalami pembesaran kelenjar pada USG? Direktur Liang Weibo secara khusus menunjukkan bahwa mungkin prostatitis, penyumbatan prostat, edema yang disebabkan. Ketika peradangan dihilangkan, kelenjar akan menyusut kembali normal. Hiperplasia prostat adalah proses pertumbuhan yang terus menerus, keduanya adalah sifat penyakit yang sama sekali berbeda. Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, pertumbuhan kelenjar prostat adalah fenomena yang tidak dapat dihindari oleh pria. Tetapi dalam keadaan apa hal ini perlu ditanggapi dengan serius? Direktur Weibo Liang menunjukkan bahwa kebutuhan untuk pengobatan pembesaran prostat tergantung pada tingkat keparahan gejalanya, yang berarti bahwa pembesaran prostat tanpa gejala tidak perlu diobati. Di bawah ini adalah Skala Penilaian Internasional untuk Gejala Prostat, yang disarankan untuk digunakan oleh orang paruh baya dan lanjut usia untuk menentukan tingkat keparahan pembesaran. Skor untuk jawaban dari tujuh pertanyaan dalam tabel dijumlahkan untuk mendapatkan skor total IPSS, dengan skor mulai dari 0-7 untuk gejala ringan, 8-19 untuk gejala sedang, dan 20-35 untuk gejala berat. Pengingat: Pasien dengan pembesaran prostat ringan hanya memerlukan pemeriksaan rutin, sedangkan pasien dengan pembesaran prostat sedang hingga berat perlu ditangani sesuai dengan gejala masing-masing. Selain itu, pasien tidak boleh percaya pada “obat ajaib” yang diiklankan di Internet, dan harus pergi ke rumah sakit biasa dan melakukan pengobatan yang tepat di bawah bimbingan dokter profesional.