Aspergillus flavus sulit untuk dibunuh, tetapi sebagian besar dapat dihilangkan dengan sinar ultraviolet, kondisi basa, dan suhu tinggi. 1. Sinar ultraviolet: Sinar ultraviolet digunakan untuk menghancurkan zat asam nukleat mikroorganisme melalui energi foton, yang pada gilirannya membuat mikroorganisme mati. Dengan menyinari dengan sinar UV, aflatoksin dapat dihilangkan dari permukaan barang. Kandungan UV pada sinar matahari rendah, dan dapat menghambat pertumbuhan Aspergillus flavus, tetapi tidak dapat menghancurkan aflatoksin. 2. Kondisi basa: Aflatoksin mudah terurai dalam kondisi basa, sehingga perendaman dalam soda kue (1% natrium bikarbonat) untuk jangka waktu tertentu dapat menghilangkan lebih dari 90% aflatoksin. 3. Suhu tinggi: aflatoksin tahan panas dan hanya dapat terurai pada suhu tinggi 280 derajat Celcius, seperti titik didih air yang digunakan untuk mencuci, memasak, dan lain-lain. Terakhir mengingatkan Anda, aflatoksin pada badan kanker Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) diklasifikasikan sebagai kelas karsinogen, memiliki toksisitas dan karsinogenisitas yang kuat, kerusakan serius pada hati dan organ. Oleh karena itu, bila makanan berjamur, jangan dimakan.