Minum teh tidak bisa tidur karena polifenol teh dalam teh bagi pusat saraf tubuh merupakan neurotransmitter rangsang, akan menyebabkan keluarnya sel saraf yang tidak normal, sehingga menyebabkan eksitasi yang berlebihan pada ujung saraf, akan mengeluarkan histamin, kolin, sehingga akan terjadi situasi tidak bisa tidur. Teh juga mengandung teofilin, yang juga merupakan neurotransmitter rangsang yang dapat membuat pusat saraf tereksitasi, yang menyebabkan keluarnya neuron pusat yang tidak normal dan sensitif, yang dapat menyebabkan pemendekan fase tidur nyenyak, perpanjangan fase tidur dan efek rangsangan lainnya. Teh kental juga mengandung sejumlah kafein, yang juga akan membuat ujung-ujung saraf tubuh menjadi terlalu bersemangat. Teh juga memiliki efek diuretik, yang dapat menyebabkan peningkatan nokturia yang sering terjadi, dan oleh karena itu dapat menyebabkan peningkatan sulit tidur.