Nyeri gigi retak pada umumnya dapat ditangani dengan terapi penambalan, terapi saluran akar atau pencabutan gigi untuk meredakan nyeri dengan cepat.
1. Jika gigi yang retak tidak melukai jaringan pulpa, tetapi hilangnya jaringan keras akan menyebabkan jaringan pulpa sensitif terhadap rangsangan eksternal seperti panas dan dingin, gigi dapat ditambal dan direstorasi untuk meredakan rasa sakit secara efektif.
2. Jika fraktur cukup dalam sehingga menyebabkan peradangan pada jaringan pulpa, perawatan saluran akar diperlukan untuk menghilangkan saraf yang terinfeksi dan meradang untuk menghentikan rasa sakit secara efektif.
3. Jika gigi mengalami fraktur yang parah (misalnya seluruh gigi terbelah) dan tidak dapat dipertahankan dengan penambalan atau perawatan saluran akar, maka gigi hanya dapat dicabut untuk menghilangkan rasa sakit.
Dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan diagnosis yang jelas tentang gigi retak untuk mencegah keterlambatan dalam perawatan kondisi tersebut.