Demi kesehatan bayi Anda, jangan makan ini saat menyusui!

Ketika seorang ibu menyusui memiliki nafsu makan yang buruk, dia akan makan beberapa makanan pedas untuk menambah nafsu makan, dan ketika dia merasa apinya berat, dia akan makan buah pir untuk membersihkan api, kadang-kadang mulutnya rakus dan tidak suka makan makanan utama, tetapi sering makan kue dan mulut tanpa mulut lainnya. …… ibu baru, kebiasaan makan seperti itu selama menyusui akan berdampak buruk bagi kesehatan bayi, harus lebih memperhatikan! Faktanya adalah bahwa Anda dapat menemukan banyak orang yang tidak bisa mendapatkan penawaran yang bagus untuk banyak hal. 1, makanan berlemak yang digoreng Jangan gunakan keripik goreng, gula, dan kue sebagai pengganti makanan. Hal ini karena makanan ini biasanya tinggi kalori, kurang nutrisi dan tidak mudah dicerna. 2. Makanan pedas Ketika ibu menyusui memiliki nafsu makan yang buruk, mereka akan makan makanan pedas untuk membangkitkan selera makan. Namun, hal ini akan memperparah panas dalam ibu dan membuat mulut dan lidahnya terasa sakit, sembelit, dan ketidaknyamanan lainnya. Selama masa menyusui, ibu juga harus berusaha mengurangi asupan makanan tersebut, karena akan mempengaruhi bayi melalui ASI dan membuat bayi mudah terserang panas. 3. Makanan yang dapat melancarkan ASI Daging: Jantung babi, daging bebek, cumi-cumi, dan daging yang manis dan dingin lainnya akan mengurangi produksi ASI dan ibu menyusui disarankan untuk tidak mengonsumsinya. Sayuran: Bayam, mentimun, melon musim dingin, pare, melon sayur, rebung, dll., bersifat dingin dan dapat menyebabkan ketidaknyamanan usus atau kembalinya ASI pada ibu menyusui, sehingga ibu dengan bayi kecil tidak boleh memakannya. Buah-buahan: pir, semangka, jeruk, dan buah-buahan lainnya bersifat dingin dan tidak boleh dimakan oleh ibu yang lemah setelah melahirkan dan belum menyelesaikan siklus bulanannya. Lainnya: makanan seperti daun bawang dan air malt memiliki efek mengembalikan ASI dan sebaiknya dihindari. Makanan yang membuat bayi Anda alergi, seperti jeruk dan bawang, dapat menyebabkan diare dan perut kembung. Selain itu, para ibu juga harus lebih sering mengamati untuk melihat apakah ruam merah muncul di kulit bayi dan menghindari makanan yang dapat menyebabkan alergi setelah makan. Resep untuk menyusui: 3 rekomendasi lezat untuk Anda 1, Ikan Mas Kembang Sepatu Bahan: 1 ekor ikan mas segar, 3 butir telur, 10 gram ham, 5 gram jahe, 5 gram ketumbar, minyak kacang tanah, garam, MSG, dan lada. (1) Bersihkan ikan mas crucian; pecahkan telur, keluarkan kuning telur, sisakan putih telur dan kocok; potong ham menjadi dadu kecil; kupas dan iris jahe; cuci ketumbar. (2) Tempatkan ikan mas di piring ikan; tambahkan putih telur dengan sedikit kaldu, bumbui dengan garam dan monosodium glutamat, tuangkan ke permukaan ikan dan susun irisan jahe. (3): Rebus air dalam kukusan, masukkan hidangan ikan ke dalamnya, kukus selama 8 menit dengan api kecil, angkat jahe, taburi merica, ham cincang, gerimis dengan minyak goreng dan taburi ketumbar. Tip: Hidangan ini berwarna putih dan lembut, serta kaya akan nutrisi yang dapat meningkatkan sekresi ASI pada ibu menyusui. 2 . Rebusan tahu dan jamur dengan trotters babi Bahan: 200g masing-masing tahu dan loofah, 50g jamur, 2 trotters babi, 10g garam halus, masing-masing 5g jahe parut dan daun bawang, 3g MSG. Petunjuk: (1) Buang bulu dari kaki babi, cuci bersih dan potong kecil-kecil dengan pisau; kupas kulit loofah, cuci bersih dan potong tipis-tipis; potong kepala jamur shiitake yang sudah tua, rendam dalam air dan cuci bersih. (2) Masukkan jeroan babi ke dalam panci, tambahkan air secukupnya dan masak hingga dagingnya busuk, lalu tambahkan jamur, tahu dan loofah, tambahkan garam, jahe parut, daun bawang, dan monosodium glutamat. Masak selama beberapa menit lalu angkat. Tip: Hidangan ini mengandung protein, lemak, gula, kalsium, fosfor, zat besi dan vitamin A, vitamin B1, vitamin B2, vitamin B5, vitamin C, dll. Hidangan ini juga memiliki efek laktogenik yang baik. 3, bubur leci Bahan: 100 gram beras berbutir bulat, 50 gram leci, 20 gram gula batu Cara: (1), bersihkan beras berbutir bulat, rendam dalam air dingin hingga mengembang. (2) Buang kulit buah leci kering dan bilas dengan air dingin. (3), masukkan beras berbutir bulat dan daging leci kering bersama-sama dalam casserole, tambahkan sekitar 1200 ml air dingin, pertama-tama rebus dengan api besar, kemudian kecilkan api dan didihkan sampai nasi busuk dan buburnya kental, campurkan gula batu secukupnya.