Panjang tungkai bawah dapat diukur dengan cara berikut: pertama, dengan mengukur jarak antara tulang belakang iliaka superior anterior dan ujung pergelangan kaki medial atau lateral. Kedua, jarak antara trokanter mayor femur dan ujung pergelangan kaki medial atau lateral. Dengan mengukur panjang tungkai bawah, dapat diamati apakah ada simetri pada kedua tungkai bawah, apakah ada kemiringan panggul lateral, dan bahkan secara tidak langsung mencerminkan skoliosis lumbal. Jika fraktur atau nekrosis kepala femur telah terjadi pada tungkai bawah, pengukuran panjang tungkai bawah dapat menentukan pilihan prostesis untuk operasi dan dapat memastikan bahwa kedua tungkai bawah simetris setelah operasi. Oleh karena itu, pengukuran panjang tungkai bawah sangat penting, karena setiap penyimpangan dari pengukuran dapat mempengaruhi hasil pembedahan, dan pasien bahkan dapat mengalami konsekuensi serius seperti asimetri tungkai bawah bilateral dan klaudikasio tungkai.