Thalassaemia sedang lebih serius dan dapat menimbulkan konsekuensi yang merugikan jika tidak segera ditangani. Thalassaemia, juga dikenal sebagai talasemia disgeneratif, adalah anemia hemolitik yang disebabkan oleh penghapusan gen talasemia, di mana rantai talasemia yang disintesis berkurang atau tidak ada, yang menyebabkan gejala seperti anemia, splenomegali, dan penyakit kuning. Jika talasemia tidak diobati, hal ini dapat menyebabkan komplikasi yang lebih serius, seperti anemia berat dan kelebihan zat besi yang menyebabkan gagal jantung dan sirosis hati. Pengobatannya meliputi transfusi produk darah dan terapi pembuangan zat besi seperti desferrioxamine. Thalassaemia adalah kelainan genetik dan oleh karena itu diagnosis prenatal dan konseling genetik dapat menjadi efektif untuk mencegah kelahiran anak-anak yang terkena dampak. Pasien talasemia harus dideteksi dan diobati sedini mungkin di bawah pengawasan dokter untuk menghindari konsekuensi yang serius.