Diuretik pengawet kalium yang umum

Diuretik pengawet kalium yang utama adalah: 1) spironolakton, antagonis reseptor aldosteron, yang berperan sebagai diuretik dan pengawet kalium, tetapi spironolakton memiliki efek diuretik yang buruk; 2) amineptin, yang terutama menghambat pertukaran natrium-kalium di tubulus ginjal dan saluran pengumpul, sehingga mencapai efek diuretik pengawet kalium; 3) amilorida. Semua diuretik pengawet kalium dapat menyebabkan hiperkalemia, yang merupakan efek samping yang paling umum. Oleh karena itu, penggunaan diuretik pengawet kalium merupakan kontraindikasi jika terdapat hiperkalemia atau anuria, dan perhatian khusus harus diberikan pada pasien dengan insufisiensi ginjal kronis.