Penyakit jantung aterosklerotik koroner, atau disingkat PJK, adalah pembunuh utama kesehatan manusia. Jika arteri koroner menjadi sakit, bagian otot jantung yang bertanggung jawab atas arteri koroner tidak akan dapat memperoleh suplai oksigen dan nutrisi, sehingga bagian otot jantung ini mulai mati secara bertahap, yang menyebabkan infark miokard! Mengapa arteri koroner menjadi sakit? Ada tiga penyebab lesi arteri koroner: 1, oklusi arteri koroner Aterosklerosis adalah salah satu alasan terpenting untuk pengurangan aliran darah, plak yang terdiri dari lemak dan zat lain akan menyebabkan stenosis arteri koroner, plak setelah pecah, trombus akan terbentuk, sehingga melalui arteri koroner aliran darah berkurang secara serius atau terputus sama sekali, sehingga trombus adalah penyebab langsung oklusi arteri koroner. 2, situasi kejang arteri koroner Obat-obatan, merokok, cuaca dingin, tekanan besar atau fluktuasi emosional akan menyebabkan kejang arteri koroner, sehingga aliran darah yang memasok otot jantung tiba-tiba terputus, dan kemudian menyebabkan angina pektoris. Performa utama sesak napas, pusing, mual, keringat dingin. 3 . Jebakan arteri koroner Jebakan arteri koroner disebabkan oleh pemisahan lapisan arteri yang menyebabkan terhalangnya aliran darah. Setelah diseksi aorta, pembuluh darah cabang pada aorta membentuk lumen palsu dan menekan pembuluh darah normal, mengganggu aliran darah dan dengan demikian mempengaruhi suplai darah ke otot jantung. Apa cara terbaik untuk memperbaiki penyakit arteri koroner? Pasien dapat mengonsumsi aspirin atau obat penurun lipid lainnya untuk mencegah terbentuknya gumpalan darah; obat trombolitik untuk melarutkan gumpalan yang telah terbentuk; nitrogliserin, morfin, dan lain-lain untuk mengurangi kejang arteri koroner dan mengurangi rasa sakit; dan beta-blocker untuk memperlambat denyut jantung dan mengurangi konsumsi oksigen. Intervensi koroner melibatkan pemasangan kateter balon ke lokasi oklusi, mengembang balon, dan menarik balon setelah pembuluh darah terbuka, dan membiarkan stent di dalam pembuluh darah agar tetap terbuka. Operasi Bypass Arteri Koroner Prosedur pembedahan di mana pembuluh darah vena atau pembuluh darah buatan dipasang pada ujung arteri koroner yang menyempit untuk membentuk saluran baru, sehingga darah dapat mengalir dengan lancar kembali di sekitar area yang menyempit. Jika arteri koroner mengalami gangguan, tubuh akan mengalami nyeri dada secara tiba-tiba, sesak di dada, rasa terbakar di dada, nyeri yang menjalar ke perut bagian atas, bahu, lengan atas, leher dan rahang, serta ketidaknyamanan lainnya, termasuk sesak napas, pusing, mual, dan keringat dingin. Para ahli mengingatkan bahwa tanda-tanda penyakit arteri koroner ini tidak boleh diabaikan, dan harus segera dikonsultasikan.