Bekas luka semakin membesar setelah dua bulan setelah operasi tiroid, yang mungkin disebabkan oleh keloid, hiperplasia parut, dan infeksi pasca operasi. 1. Keloid: Penyebab keloid masih belum jelas, dan biasanya diduga terkait dengan faktor genetik. Pasien dengan jaringan parut keloid juga akan membentuk bekas luka yang terlihat setelah trauma ringan, dan ukuran bekas luka yang meningkat dua bulan setelah operasi tiroid dapat dikaitkan dengan jenis konstitusi ini. 2. Hiperplasia keloid: Hiperplasia keloid adalah hasil dari perbaikan jaringan fibrosa yang berlebihan dalam tubuh setelah pasien mengalami trauma, dan pembengkakan yang tidak teratur atau garis-garis halus akan muncul di daerah yang terkena, disertai dengan rasa sakit, gatal, dan gejala lainnya. 3. Infeksi pasca operasi: Perawatan pasca operasi yang tidak tepat dapat menyebabkan infeksi bakteri, sehingga terjadi peradangan, karena rangsangan peradangan akan menyebabkan pertumbuhan sel granulosa menjadi lebih padat, sehingga menghasilkan bekas luka yang lebih besar. Reaksi yang merugikan terhadap sayatan setelah operasi tiroid harus diperiksa dan ditangani oleh dokter.