Kanker kandung empedu biasanya tidak menimbulkan tanda atau gejala hingga penyakit ini berkembang ke stadium lanjut, namun, terkadang gejala dapat muncul lebih awal, yang mengarah ke diagnosis dini. Pengobatan biasanya lebih efektif jika tumor terdeteksi pada tahap awal. Beberapa gejala kanker kandung empedu yang lebih umum meliputi: Nyeri perut (sakit perut) Sebagian besar penderita kanker kandung empedu mengalami nyeri perut, biasanya di sisi kanan atas perut. Mual dan/atau muntah Penderita kanker kandung empedu terkadang mengalami muntah. Penyakit kuning Penyakit kuning mengacu pada perubahan warna kuning pada kulit atau mata yang berwarna putih. Jika tumor tumbuh begitu besar sehingga menekan saluran empedu, empedu dari hati tidak dapat mengalir ke usus. Hal ini menyebabkan bilirubin (zat kimia dalam empedu yang memberi warna kuning pada empedu) menumpuk di dalam aliran darah dan tertimbun di bagian tubuh lainnya, yang sering terlihat pada kulit dan mata. Massa perut Jika tumor menekan saluran empedu, kantung empedu akan tampak membengkak melebihi ukuran normalnya. Kanker kandung empedu juga dapat menyebar ke bagian hati yang berdekatan. Kadang-kadang dokter dapat mendeteksi massa di sisi kanan perut melalui palpasi, atau dapat dideteksi dengan tes pencitraan, seperti USG. Gejala Lain Gejala kanker kandung empedu yang kurang umum meliputi: 1. Kehilangan nafsu makan 2. Penurunan berat badan 3. Pembengkakan perut 4. Demam 5. Gatal-gatal pada kulit 6. Warna urin menjadi lebih pekat 7. Kotoran berwarna terang atau berminyak Kanker kandung empedu tidak terlalu umum terjadi, dan tanda serta gejala ini lebih sering terlihat pada kondisi lain selain kanker kandung empedu. Sebagai contoh, pasien dengan batu empedu mungkin juga mengalami banyak gejala ini. Ada lebih banyak penyebab nyeri perut yang lebih umum daripada kanker kandung empedu. Dan virus hepatitis (infeksi hati) adalah penyebab penyakit kuning yang lebih umum. Namun demikian, jika Anda mengalami gejala-gejala ini, Anda harus segera mencari pertolongan medis sehingga penyebabnya dapat ditemukan dan, jika perlu, diobati. Gejala-gejala ini belum tentu berarti Anda menderita kanker kandung empedu, tetapi penting bagi Anda untuk segera pergi ke rumah sakit untuk diperiksa agar Anda dapat mengetahui penyebabnya.