Latihan rehabilitasi untuk osteoartritis meliputi latihan kekuatan otot, latihan mobilitas sendi, latihan propriosepsi dan keseimbangan.
1. Latihan kekuatan otot: Pasien osteoartritis harus melakukan latihan kekuatan otot, tujuannya adalah untuk meningkatkan kekuatan otot, meningkatkan stabilitas sendi, dan mencegah pengecilan otot. Sebagai contoh, kontraksi isometrik otot paha depan pada pasien osteoartritis sendi lutut dapat secara signifikan meredakan gejala, meningkatkan fungsi sendi dan meningkatkan stabilitas sendi.
2. Latihan mobilitas sendi: Pasien osteoartritis dapat meningkatkan latihan mobilitas sendi dengan bantuan terapis. Gerakan sendi yang tepat dapat meningkatkan sirkulasi darah, meningkatkan nutrisi dan metabolisme tulang rawan sendi, dan mempertahankan rentang gerak sendi yang normal.
3. Latihan propriosepsi dan keseimbangan: Propriosepsi pasien osteoartritis akan terpengaruh sampai batas tertentu, yang pada gilirannya mempengaruhi fungsi keseimbangan. Oleh karena itu, terapis dapat membantu pasien untuk melakukan latihan berdiri dengan satu kaki, berdiri dengan mata tertutup, dan lain-lain untuk meningkatkan propriosepsi dan keseimbangan.
Pasien osteoartritis harus berkonsultasi dengan dokter secara tepat waktu dan melakukan pelatihan rehabilitasi yang ditargetkan di bawah bimbingan dokter profesional untuk menghindari penundaan kondisi.