Tajam penglihatan 5,0 dianggap normal, tetapi tidak ada cara untuk menyimpulkan apakah seorang pasien rabun atau tidak berdasarkan ketajaman penglihatan.
Ketajaman penglihatan adalah indikator ketajaman penglihatan, dan dalam keadaan normal, ketajaman penglihatan mata telanjang dapat mencapai 5.0. Miopia dapat menyebabkan kehilangan penglihatan, dan semakin tinggi derajat miopia, semakin jelas kehilangan penglihatannya. Namun, tidak ada hubungan kuantitatif antara miopia dan ketajaman penglihatan, sehingga tidak mungkin untuk menentukan apakah pasien menderita miopia berdasarkan ketajaman penglihatan pasien, dan pasien perlu didiagnosis dengan jelas melalui pemeriksaan optometri.
Miopi adalah salah satu jenis kelainan refraksi yang memengaruhi penglihatan. Namun, selain miopia, katarak, glaukoma, dan ablasio retina juga dapat menyebabkan kehilangan penglihatan.
Disarankan agar pasien dengan penglihatan abnormal segera memeriksakan diri ke dokter untuk menilai kondisinya dan mengikuti petunjuk dokter untuk pengobatan.