Orang dengan SLE biasanya tidak selalu kehilangan rambutnya; kebanyakan orang kehilangan rambutnya saat penyakitnya aktif dan bukan saat tidak aktif. Namun, hal ini bervariasi dari orang ke orang. Penyebab SLE belum diketahui secara pasti, dan dianggap terkait dengan faktor genetik, endokrin, lingkungan, dan faktor lainnya. Alopecia adalah manifestasi klinis dari SLE, dan dapat menyebar, dengan beberapa pasien mengalami kerontokan rambut yang tidak merata. Umumnya, kerontokan rambut pada pasien SLE ditentukan oleh kondisinya. Kerontokan rambut relatif terlihat jelas ketika penyakit ini aktif, dan umumnya membaik ketika penyakit ini terkontrol dan stabil, tetapi hal ini bervariasi dari satu pasien ke pasien lainnya. Apakah pasien SLE akan terus mengalami kerontokan rambut atau tidak, tidak dapat digeneralisasikan. Disarankan agar pasien yang didiagnosis dengan SLE pergi ke rumah sakit secara teratur tepat waktu, menerima perawatan standar di bawah bimbingan dokter dan mengikuti petunjuk dokter untuk tindak lanjut secara teratur.