Secara umum, jebakan saraf dapat muncul dengan gejala-gejala seperti nyeri dan kelainan sensorik, nyeri saat istirahat, nyeri yang menjalar, disfungsi motorik, dan keterlibatan saraf simpatis.
1. Nyeri dan kelainan sensorik: Biasanya, nyeri dan kelainan sensorik disebabkan oleh jaringan perifer yang menekan saraf. Kulit yang dipersarafi oleh saraf yang terjepit dapat mengalami nyeri, kehilangan sensorik, dan kelainan sensorik.
2. Nyeri saat istirahat: Artinya nyeri bertambah parah pada malam hari.
3. Nyeri menjalar: mengacu pada nyeri yang menjalar, yaitu nyeri dapat menjalar ke sisi proksimal atau distal saraf yang terjepit pada saat yang bersamaan.
4. Disfungsi motorik: Ini terutama menunjukkan gejala atrofi dan kelemahan otot yang terkena, keterbatasan gerakan, dan gerakan yang tidak terkoordinasi.
5. Keterlibatan saraf simpatis: terutama akan menunjukkan perubahan abnormal pada suhu lokal dan warna kulit, berkeringat, dan gangguan nutrisi.
Jebakan saraf juga dapat menunjukkan beberapa gejala lain, pasien harus pergi ke rumah sakit tepat waktu, di bawah bimbingan dokter untuk mendapatkan perawatan yang sesuai.