Laringitis alergi dapat menyebabkan disfungsi ventilasi obstruktif ringan.
Disfungsi ventilasi obstruktif ringan umumnya merupakan disfungsi ventilasi yang disebabkan oleh aliran udara yang terbatas saat menghirup atau menghembuskan napas. Kondisi ini sering kali muncul dengan gejala seperti sesak dada dan sesak napas.
Faringolaringitis alergi biasanya bermanifestasi sebagai tenggorokan gatal, batuk kering dan gejala tidak nyaman lainnya, terutama bila sudah parah, yang mengakibatkan pembengkakan selaput lendir faring yang berat dan gejala-gejala seperti sesak napas dan bahkan sesak napas. Oleh karena itu, faringitis alergi dapat menyebabkan disfungsi ventilasi obstruktif ringan.
Setelah gejala seperti tenggorokan gatal, batuk kering dan sesak napas muncul, dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dokter tepat waktu dan melakukan pengobatan standar setelah melakukan diagnosis yang jelas di bawah bimbingan spesialis.