Sebagian orang secara keliru percaya bahwa lupus menular karena menyebabkan ruam seperti psoriasis atau infeksi kulit akibat jamur. Namun, lupus adalah penyakit autoimun dan tidak menular, sehingga tidak ada cara untuk menularkannya, termasuk kontak fisik dengan penderita lupus, atau berbagi makanan yang sama. Patogenesis dan penyebab lupus belum jelas saat ini, tetapi beberapa penelitian menunjukkan bahwa lupus mungkin terkait dengan faktor genetik, faktor lingkungan dan kadar estrogen: 1. Faktor genetik: jika ada riwayat keluarga lupus, kejadian penyakit akan meningkat secara signifikan; 2. Faktor lingkungan: misalnya, paparan sinar matahari ultraviolet, obat-obatan dan reagen kimia dapat meningkatkan kejadian lupus; 3. Faktor lingkungan: misalnya, paparan sinar matahari ultraviolet, obat-obatan dan reagen kimia dapat meningkatkan kejadian lupus. 3. Kadar estrogen: kejadian lupus relatif tinggi pada wanita, dan pada wanita usia subur dan selama kehamilan, kadar estrogen yang tinggi dapat memperburuk penyakit. Jika didiagnosis menderita lupus eritematosus, pasien harus aktif mengobati penyakitnya dan mengkonsumsi makanan yang mengandung protein dan vitamin, seperti telur, daging tanpa lemak, dan buah. Hindari makanan yang fotosensitif, seperti selada, adas dan seledri, untuk mencegah dermatitis akibat sinar matahari. Hindari mengejan dan perhatikan istirahat. Berolahraga dengan benar untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh Anda.