SLE adalah penyakit autoimun kronis dengan kerusakan multisistem dan merupakan jenis penyakit kekebalan rematik yang paling sering terlihat pada wanita. Karena kurangnya pemahaman, banyak orang beranggapan bahwa SLE adalah penyakit menular. Faktanya, sekarang diyakini bahwa perkembangan SLE terkait dengan genetika, estrogen, infeksi, sinar ultraviolet dan obat-obatan, tetapi ini sama sekali bukan penyakit menular. Hal pertama yang perlu kita ketahui adalah bahwa SLE tidak sesuai dengan karakteristik penyakit menular. Hal ini karena ini bukan penyakit yang disebabkan langsung oleh patogen seperti bakteri atau virus, juga tidak ditularkan melalui jalur pernapasan, gastrointestinal atau aliran darah. Diperkirakan bahwa peradangan kekebalan tubuh yang abnormal adalah fitur penyebab SLE, tetapi patogenesis yang tepat masih belum jelas. Kedua, para dokter medis di seluruh dunia telah melakukan penelitian yang sesuai tentang apakah pasien SLE pada wanita menularkan penyakit ini kepada keturunan mereka. Sekarang diyakini bahwa meskipun SLE memiliki predisposisi genetik tertentu, namun bukan berarti 100% keturunan dan bahwa perkembangan penyakit tergantung pada sejumlah faktor, seperti konstitusi individu dan lingkungan hidup. Terakhir, sudah pasti bahwa SLE tidak menular kepada orang-orang di sekitar Anda, jadi penting untuk menjaga orang-orang di sekitar Anda dengan cara yang santai agar tidak menambah beban psikologis pasien dan mempengaruhi proses pengobatan.