Senjata baru untuk zona eksklusi makula

  Mata manusia bagaikan kamera yang sangat canggih, dan lesi pada salah satu strukturnya akan memengaruhi kualitas gambar. Teknologi modern dan kemajuan medis telah memungkinkan penggantian kornea, lensa, dan vitreous humor, tetapi makula di dasar mata tetap menjadi area yang tidak boleh dilewatkan, karena merupakan rumah bagi konsentrasi sel-sel visual yang sangat tajam dan padat, dan apa yang disebut sebagai penglihatan sentral dapat dikatakan bergantung pada area kecil ini. Sekali makula rusak, maka akan mengganggu penglihatan secara serius dan memengaruhi fungsi penglihatan, mengakibatkan penglihatan kabur atau kebutaan, menyebabkan ketidaknyamanan yang luar biasa pada kehidupan dan pekerjaan pasien, serta menimbulkan penderitaan fisik dan psikologis yang luar biasa.  Neovaskularisasi makula adalah sejenis pembuluh darah abnormal yang tumbuh di makula, yang berbeda dengan pembuluh darah normal dan sangat rapuh, sehingga mudah pecah dan berdarah, merusak struktur makula normal, mengakibatkan hilangnya penglihatan, distorsi objek visual, dan bayangan gelap pada bagian tengah pasien.  Neovaskularisasi makula umumnya terlihat pada degenerasi makula yang berkaitan dengan usia, miopia tinggi patologis, dan korioretinopati eksudatif sentral. Di antaranya, degenerasi makula terkait usia saat ini merupakan salah satu penyebab utama kerusakan parah pada penglihatan sentral di negara-negara maju di seluruh dunia, yang secara serius memengaruhi kualitas hidup orang berusia di atas 60 tahun, dan juga terus meningkat di Tiongkok dari tahun ke tahun.  Di masa lalu, metode pengobatan yang digunakan adalah laser tradisional dan pembedahan. Namun, laser tradisional tidak ideal untuk pengobatan karena dapat merusak retina normal dan menyebabkan kehilangan penglihatan seketika, sedangkan pembedahan sangat traumatis dan penglihatan pasca operasi tidak optimis. Sekarang, akhirnya ada senjata baru, yaitu terapi fotodinamik (PDT), salah satu titik panas yang telah menarik banyak perhatian di dalam dan luar negeri dalam beberapa tahun terakhir.  Terapi fotodinamik adalah teknik baru yang secara selektif bekerja pada neovaskularisasi koroid dengan bantuan fotosensitiser (vtipofungin). Dengan menyinari koroid menggunakan laser non-termal, terapi ini menyebabkan neovaskularisasi menyusut dengan cepat tanpa merusak jaringan makula normal, sehingga memaksimalkan fungsi penglihatan yang masih tersisa, menstabilkan penglihatan, dan meningkatkan kualitas hidup pasien.  Dengan lebih dari 1,25 juta perawatan di seluruh dunia selama 6 tahun, produk ini terbukti memiliki profil keamanan yang baik. Perawatan ini sekarang diakui secara internasional sebagai metode yang nyaman, aman, dan efektif untuk mengobati neovaskularisasi koroid pada resesus makula subkortikal. Perawatan dini bermanfaat untuk menstabilkan dan mempertahankan fungsi penglihatan pasien serta mempertahankan kehidupan normal. Pasien yang didiagnosis menderita neovaskularisasi koroid harus segera diobati, dan semakin dini perawatan dimulai, semakin baik peluang untuk mempertahankan fungsi penglihatan. Pasien dengan lesi yang masih baru dan kecil juga dapat memperbaiki penglihatannya jika mereka datang tepat waktu untuk deteksi dini dan pengobatan. Oleh karena itu, jika Anda melihat kondisi abnormal pada mata Anda, Anda harus segera memeriksakan diri ke dokter.