Penyakit jantung koroner adalah suatu kondisi di mana pengerasan arteri koroner mengurangi suplai darah ke jantung, oleh karena itu disebut penyakit jantung iskemik. Ketika penyempitan lumen arteri koroner melebihi 50-70%, mengakibatkan suplai darah yang tidak memadai ke otot jantung, maka gejala yang jelas muncul: termasuk angina pektoris, aritmia, infark miokard akut, fibrilasi ventrikel, dan henti jantung (kematian mendadak). Para ahli bedah jantung telah menemukan bahwa kebiasaan makan pasien dengan penyakit jantung koroner meliputi kecintaan terhadap ikan dan daging besar, makanan yang digoreng, dan ketidaksukaan terhadap sayuran kasar; mulut yang besar, kecintaan terhadap hidangan asin, dan kecenderungan untuk menaruh kecap pada tumisan; serta kecintaan terhadap alkohol, merokok, dan minuman manis. Para dokter menyarankan agar selain nasi dan mie, makanan pokok harus disertai dengan biji-bijian dan kacang-kacangan. Makanlah 2-3 tael daging tanpa lemak (termasuk ayam dan ikan) setiap hari, tidak ada atau sedikit daging berlemak dan sedikit jeroan hewan, tetapi jangan terlalu berlebihan, sedikit hati masih bermanfaat dari waktu ke waktu. Gunakan minyak nabati dalam memasak, bukan minyak hewani atau lebih sedikit. Tomat dapat dimakan setiap hari, tetapi jangan menambahkan terlalu banyak gula, dan produk kedelai, kacang tanah, dan kenari juga dapat dimakan secara teratur. Kurangi garam: Meskipun garam sangat diperlukan setiap hari, jika Anda makan terlalu banyak, Anda akan memiliki terlalu banyak asupan natrium, yang merupakan faktor risiko hipertensi. Asupan harian 5-6 gram garam untuk orang dewasa sudah cukup untuk mempertahankan kebutuhan normal. Saat ini, asupan garam harian rata-rata di Beijing adalah sekitar 12 gram, jadi yang terbaik adalah mengurangi asupan garam menjadi setengahnya. Meskipun bukan merupakan faktor independen dalam perkembangan hipertensi, kelebihan garam merupakan faktor penting dalam hipertensi. Garam rendah natrium yang dijual di pasar layak untuk dipromosikan. Kontrol alkohol: Minum berlebihan itu berbahaya, alkohol tinggi kalori, minuman beralkohol tidak boleh dikonsumsi secara teratur, dan anggur kuning serta anggur harus dikonsumsi dalam jumlah sedang. Minuman: Minuman yang paling nyaman dan bermanfaat adalah air putih dan teh; minuman dengan banyak gula tidak boleh dikonsumsi secara berlebihan.