Air dan garam anorganik (elektrolit) adalah konstituen penting dari tubuh dan cairan tubuh. Cairan tubuh adalah lingkungan internal untuk aktivitas kehidupan sel. Volume yang konstan, tekanan osmotik, pH, dan konsentrasi yang tepat dari berbagai ion memainkan peran penting dalam memastikan metabolisme sel yang normal. Dehidrasi hipotonik, misalnya, adalah kekurangan air dan natrium, tetapi lebih sedikit air daripada natrium. Kondisi ini merupakan ketidakseimbangan dalam metabolisme air dan garam anorganik. Dehidrasi isotonik juga dikenal sebagai dehidrasi akut atau campuran. Karena air dan natrium hilang secara proporsional satu sama lain, natrium serum tetap berada dalam kisaran normal dan osmolaritas cairan ekstraseluler dapat tetap normal. Namun, dehidrasi isotonik dapat menyebabkan penurunan jumlah cairan ekstraseluler yang cepat (termasuk volume darah yang bersirkulasi). Pengobatan secara aktif mengatasi agen penyebab. Pada kasus defisiensi natrium ringan, natrium serum mungkin tidak berubah secara signifikan, tetapi kadar natrium klorida dalam air kemih sering kali berkurang. Asupan gizi seimbang yang terdiri dari serat tinggi serta sayuran dan buah-buahan segar, termasuk nutrisi penting seperti protein, gula, lemak, vitamin, elemen dan serat makanan, serta berbagai jenis daging dan sayuran untuk memberikan efek pelengkap nutrisi antar makanan, juga membantu mencegah penyakit ini.