Kanker kandung kemih terjadi dengan mekanisme yang sama seperti kebanyakan tumor lainnya dan merupakan proses patologis yang kompleks, multifaktorial, dan multi-langkah dengan faktor genetik intrinsik dan faktor lingkungan ekstrinsik. Bukti epidemiologis menunjukkan bahwa karsinogen kimiawi merupakan faktor penyebab utama kanker kandung kemih, terutama amina aromatik, yang banyak ditemukan pada tembakau dan berbagai industri kimia. Dua faktor risiko utama yang teridentifikasi dengan jelas adalah merokok dan paparan jangka panjang terhadap bahan kimia industri. Menurut literatur, 30%-50% kanker kandung kemih disebabkan oleh merokok, yang dapat meningkatkan tingkat risiko kanker kandung kemih sebanyak 2-4 kali lipat, dan tingkat risiko sebanding dengan jumlah dan waktu merokok.2, paparan jangka panjang terhadap produk kimia industri Pada awal akhir abad ke-19, Rehn Jerman pada pekerja industri pewarna ditemukan menderita kanker kandung kemih. Di Cina, Tibetan Mobil dan lainnya menemukan bahwa 30 dari 1796 pekerja benzidin menderita kanker kandung kemih. Dibandingkan dengan masyarakat umum di Shanghai, kejadian kanker kandung kemih di antara pekerja benzidin sekitar 25 kali lebih tinggi, dan masa inkubasinya rata-rata 21, 2 tahun. Studi epidemiologi telah menunjukkan bahwa 20% kanker kandung kemih disebabkan oleh faktor pekerjaan, termasuk mereka yang terlibat dalam tekstil, pembuatan pewarna, kimia karet, sediaan farmasi, produksi pestisida, cat, kulit dan aluminium, produksi besi dan baja.
3.Hereditas Terjadinya kanker kandung kemih mungkin terkait dengan faktor keturunan. Risiko kanker kandung kemih meningkat secara signifikan pada mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan kanker kandung kemih, dan kejadian kanker kandung kemih meningkat secara signifikan pada pasien dengan retinoblastoma herediter.