“Kesehatan adalah suatu kondisi di mana ketiga aspek fisik, mental, dan penyesuaian sosial berjalan dengan baik, bukan hanya ketiadaan penyakit atau kebugaran.” Kapan Anda perlu mencari bantuan dari psikolog psikiatri? 1 . Ketika Anda ingin mengeksplorasi diri Anda, meningkatkan kualitas hidup Anda, menyadari potensi Anda dengan lebih baik dan menjadi lebih bahagia. 2 . Ketika Anda mengalami tekanan psikologis karena kesulitan dan frustrasi dalam kehidupan, studi, hubungan interpersonal, dan pekerjaan. 3 . Ketika ada masalah tidur: sulit tidur, tidak tidur nyenyak, mudah terbangun, bangun lebih awal, bermimpi, mimpi buruk, tidak mudah tidur kembali setelah bangun tidur, tidak nyaman setelah bangun tidur, kelelahan, gangguan, dan kantuk di siang hari. 4 . Ketika ada gangguan somatoform: ada ketidaknyamanan yang terus-menerus, rasa sakit dan kesulitan di berbagai bagian tubuh (misalnya panik, takikardia, nyeri prekordial, sesak napas; mual, ketidaknyamanan lambung, perut kembung, diare, sembelit; sakit kepala, pusing, sakit leher, sakit pinggang dan punggung, artralgia, dll.), Dan pemeriksaan tidak dapat mendeteksi masalah besar, dan efek pengobatannya tidak efektif di departemen lain; ada penyakit somatik yang disertai dengan kurang tidur dan suasana hati. 5, ketika ada suasana hati yang tertekan (hanya bisa menjadi bagian dari kinerja): tertekan, tidak berarti, tidak tertarik, bahagia; suasana hati yang rendah, pesimisme, kesal dan mudah tersinggung; menyalahkan diri sendiri yang berlebihan, harga diri rendah, kecurigaan akan penyakit; reaksi lambat, perhatian, kehilangan memori. Kehilangan energi, kelelahan atau ketidaknyamanan fisik; kehilangan atau peningkatan nafsu makan, penurunan atau peningkatan berat badan; terlalu sedikit atau terlalu banyak tidur; pikiran anoreksia, perilaku bunuh diri. 6, ketika ada kecemasan (bisa jadi hanya bagian dari kinerja): tiba-tiba timbul rasa takut, rasa sakit, bisa disertai dengan jantung berdebar, dada sesak, sesak napas, mati rasa pada anggota badan, rasa sekarat, rasa kehilangan kendali dan gejala lainnya, orang-orang ini sering pergi ke ruang gawat darurat dan departemen kardiovaskular. Sering merasa khawatir, gugup, takut, gelisah, gelisah dan susah tidur, dengan kepanikan, berkeringat, gemetar, pusing, sering buang air kecil, mulut kering dan gejala vegetatif lainnya. Pikiran dan asosiasi yang tidak perlu yang berulang-ulang dalam pikiran; perilaku berulang yang menyusahkan tetapi tidak dapat ditahan, seperti mencuci dan memeriksa secara berulang-ulang atau berkepanjangan. Ketakutan yang berlebihan terhadap kejadian, objek, atau situasi tertentu dan akibatnya menghindar. Kebingungan, gerakan bicara yang tidak teratur, kantuk yang tidak dapat dikenali atau berkepanjangan, tidak mau makan atau minum, dll., setelah mengalami stres traumatis fisik dan/atau psikologis yang parah. Setelah syok, mimpi buruk yang berhubungan dengan peristiwa traumatis, mudah tersinggung, menghindar, mudah tersinggung, insomnia, kecemasan atau depresi, keluhan somatik, pesimisme, dll. 7 . Ketika ada situasi yang menggembirakan: suasana hati yang luar biasa baik, suka marah, lebih banyak bicara, suka menghabiskan uang, ikut campur, banyak bicara, peningkatan aktivitas, peningkatan pergaulan secara tiba-tiba, dll. 8, ada perubahan mental (bisa jadi hanya sebagian dari performa): tiba-tiba mencium bau bahasa, yang dibicarakan orang lain atau memarahi diri sendiri; curiga, tanpa alasan, tiba-tiba tidak percaya pada orang yang dicintai atau berpikir bahwa beberapa orang tidak baik untuk diri mereka sendiri atau keluarga mereka; mencurigai beberapa orang melacak, memonitor, atau mengendalikan diri mereka sendiri. Penurunan kemampuan belajar, kehilangan perhatian dan ingatan, pusing; perubahan kepribadian yang jelas, menjauh dari teman, tertawa atau marah tanpa alasan. Pikiran dan perilaku yang aneh, menarik diri, malas, terisolasi, dll.