Apa saja tanda-tanda displasia ibu jari anak yang mengambang? Dapatkah saya mempertahankan kelima jari saya?

Presentasi klinis hipoplasia ibu jari beragam dan bisa pendek, tipis, atau sama sekali tidak ada dibandingkan dengan ibu jari yang normal. Tergantung pada anatomi internal dan penampilannya, secara umum diklasifikasikan ke dalam lima jenis. Yang paling sulit ditangani adalah hipoplasia ibu jari tipe 4. Displasia ibu jari tipe 4, juga dikenal sebagai ibu jari mengambang, secara klinis ditandai dengan tidak adanya telapak tangan atau hanya sisa-sisa tulang metakarpal, yang terhubung ke telapak tangan oleh tabung kulit yang lembek. Di masa lalu, satu-satunya pengobatan untuk jenis displasia ini adalah thumb thumbing, di mana ibu jari yang mengambang dihilangkan dan jari telunjuk dipindahkan ke posisi ibu jari untuk digunakan sebagai ibu jari, sehingga anak memiliki empat jari, yang sulit diterima oleh banyak orang tua. Sekarang ada dua pilihan bedah untuk mempertahankan jari kelima, yaitu rekonstruksi metatarsal dan rekonstruksi hemimelia. Rekonstruksi metatarsal adalah rekonstruksi metakarpal pertama dari kaki, yang memiliki kemungkinan resorpsi tulang dan nekrosis. Karena sifat kaki yang menahan beban, perawatan pasca operasi bisa menjadi sulit. Anak tidak diperbolehkan turun ke lantai selama tiga bulan setelah operasi dan harus berbaring atau duduk, yang bisa sangat sulit bagi anak yang aktif. Rekonstruksi metatarsal tidak dapat dilakukan pada usia yang terlalu muda, karena anak umumnya akan kehilangan fungsi ibu jari dan dipaksa untuk mengembangkan kebiasaan memegang benda dengan jari telunjuk dan jari tengah, yang akan berdampak pada perkembangan fisik dan mental anak jika ia seorang introvert. Cangkok tulang hemi-metakarpal adalah rekonstruksi parsial metakarpal pertama dari metakarpal kedua pada tangan yang terkena. Seluruh prosedur dilakukan pada tangan saja dan tidak menyebabkan trauma tambahan pada bagian tangan lainnya. Teknik rekonstruksi cangkok tulang hemi-metakarpal memungkinkan anak menjalani operasi lebih awal, yaitu sekitar usia 6 bulan hingga 1 tahun, saat ibu jari anak sedang membangun fungsinya.