Apa yang harus dilakukan ketika mata anak Anda lapar akan camilan

Dalam beberapa tahun terakhir, karies pada anak dan kelainan pada perkembangan dan pertumbuhan gigi telah menjadi semakin umum. Pola makan anak-anak tidak hanya mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut mereka, tetapi juga kesehatan dan perkembangan mereka secara keseluruhan. Penting untuk menilai kembali pentingnya “pendidikan makan sehat”, yang berarti diet seimbang. Pola makan yang sehat memberi anak-anak semua nutrisi yang mereka butuhkan untuk tumbuh. Pola makan yang seimbang harus mencakup kelompok makanan utama berikut ini: buah, sayur, biji-bijian, daging, kacang-kacangan, dan produk susu. Bagaimana pola makan anak mempengaruhi kesehatan mulut? 1. Anak-anak membutuhkan diet seimbang agar gigi mereka dapat tumbuh dengan sehat. 2. Untuk memiliki jaringan gusi yang sehat, penting juga untuk menjaga pola makan yang seimbang. 3. Penting juga untuk diketahui bahwa beberapa diet mengandung terlalu banyak karbohidrat tertentu (misalnya gula dan pati), yang dapat meningkatkan risiko kerusakan gigi pada anak. Bagaimana cara mengembangkan diet yang aman? Pertama, pastikan bahwa pola makannya seimbang. Kemudian perhatikan frekuensi asupan gula dan makanan bertepung. Contoh makanan bertepung antara lain roti, biskuit, pasta, pretzel, dan makanan ringan seperti keripik. Ketika melihat ‘gula’: lihatlah lebih dari sekedar botol permen – banyak makanan mengandung satu atau lebih gula dan semua gula dapat menyebabkan kerusakan gigi. Buah, beberapa sayuran dan sebagian besar produk susu mengandung gula (setidaknya satu). Banyak makanan olahan yang mengandung gula, meskipun beberapa makanan manis tidak terasa manis. Misalnya, dalam sandwich selai kacang dan selai, gula tidak hanya ada dalam selai, tetapi mungkin juga dalam selai kacang. Beberapa bumbu juga mengandung gula, misalnya saus tomat dan saus salad. Haruskah anak-anak dijauhkan dari semua makanan bergula dan bertepung? Tentu saja tidak! Banyak makanan bergula dan bertepung yang memberikan nutrisi yang dibutuhkan anak-anak. Inilah yang harus Anda lakukan: pilihlah makanan dengan bijak dan berikan makanan kepada anak Anda. Makanan yang mengandung gula dan pati lebih aman untuk gigi jika dimakan tiga kali sehari (bukan sebagai camilan). Makanan yang lengket seperti buah kering dan permen sulit dibersihkan dari gigi dengan air liur, air atau susu, sehingga makanan tersebut lebih mungkin membusukkan gigi daripada makanan yang dapat dengan cepat dibersihkan. Bicaralah dengan dokter gigi anak Anda untuk mengetahui bagaimana pilihan dan asupan makanan dapat melindungi kesehatan mulut anak Anda. Apakah ada saran untuk anak-anak yang masih menyusui? 1. Promosikan pemberian ASI: ASI mengandung kalori yang tinggi dan kaya akan berbagai nutrisi serta lebih banyak enzim dan antibodi yang dibutuhkan bayi untuk mencerna, menyerap, dan melawan penyakit. Menyusui langsung itu nyaman, higienis, dan ekonomis, dan dianjurkan untuk menyusui secara eksklusif setidaknya selama 6 bulan. Dari sudut pandang kesehatan ibu dan anak, dianjurkan untuk menyusui sesuai permintaan hingga usia 2 tahun, perlu diperhatikan bahwa menyusui yang tidak teratur atau tidur dengan puting susu dalam waktu yang lama akan meningkatkan risiko karies gigi pada anak. 2. Catatan tentang pemberian makanan pengganti ASI: Jika tidak ada ASI atau ketika tekanan mental ditimbulkan oleh menyusui, pemberian makanan pengganti ASI harus dilakukan. Botol adalah alat untuk memberi makan secara manual. Saat memberi susu botol, sebaiknya pilih dot yang sesuai dengan usia bayi agar ASI tidak mengalir terlalu cepat karena lubangnya terlalu besar dan bayi tidak perlu menghisap aliran keluar, sehingga otot mengunyah tidak mendapatkan latihan yang tepat; yang terbaik adalah menggendong bayi saat menyusu, orang tua memegang botol dan tidak menekan botol ke gigi depan atas agar tidak mempengaruhi perkembangan rahang; pemberian susu botol yang tidak tepat sangat mungkin menyebabkan karies gigi pada bayi dan balita, dan bayi tidak boleh memegang botol berisi susu atau minuman manis lainnya kapan saja Botol berisi susu atau minuman manis lainnya tidak boleh dipegang sebagai plasebo setiap saat, terutama pada waktu tidur; orang tua harus mendorong anak-anak mereka untuk minum dari cangkir setelah usia satu tahun. Orang tua harus mengunjungi departemen kedokteran gigi anak untuk pemeriksaan dan perawatan jika mereka melihat adanya penyakit seperti karies gigi, pembengkakan, rasa sakit atau perkembangan abnormal pada gigi anak-anak, selain rumah sakit gigi jika mereka melihat tanda-tanda keterlambatan perkembangan dan jika tidak ada masalah khusus dalam pemeriksaan pediatrik. Beberapa tips lain mengenai struktur diet dan kesehatan mulut anak Anda: 1. Mintalah dokter gigi anak Anda untuk membantu menilai struktur diet anak Anda. 2. Berhati-hatilah saat berbelanja. Jangan biarkan dapur penuh dengan makanan ringan yang manis atau bertepung. 3. Batasi jumlah camilan; pilihlah camilan yang bernutrisi. 4. Sediakan resep yang seimbang, dengan makanan bergula dan bertepung hanya dalam tiga kali makan. 5 . Jangan berikan bayi Anda minuman manis seperti susu, susu formula atau jus saat Anda menidurkannya. 6. Ketika anak Anda mengunyah permen karet dan minum minuman berkarbonasi, pilihlah yang bebas gula.