Bolehkah bayi makan garam



Secara umum, secara klinis direkomendasikan bahwa bayi di bawah usia satu minggu tidak boleh makan garam, dan setelah usia satu minggu, garam dapat ditambahkan dalam jumlah kecil untuk penyedap rasa.

Untuk bayi di bawah usia satu minggu, tidak perlu menambahkan garam pada makanan pendamping ASI. Hal ini karena susu formula dan makanan pendamping ASI mengandung sejumlah ion natrium yang dapat memenuhi kebutuhan harian bayi. Selain itu, pada masa ini fungsi ginjal bayi belum berkembang sempurna, terlalu dini menambahkan garam tidak hanya akan menambah beban ginjal bayi.

Karena natrium yang secara alami terdapat dalam ASI, susu formula dan makanan pendamping ASI sudah mencukupi kebutuhan tubuh bayi, maka tidak perlu lagi menambahkan garam dan penyedap rasa lainnya.

Setelah bayi berusia satu tahun, Anda dapat mulai menambahkan sedikit garam untuk penyedap rasa. Menurut Pedoman Diet untuk Penduduk Tionghoa, anak-anak berusia 2-3 tahun harus mengonsumsi kurang dari 2 gram garam per hari, termasuk garam dapur, kecap asin, dan bumbu-bumbu lainnya.