Mata biru pada anak dapat disebabkan oleh faktor fisiologis, atau karena anemia defisiensi zat besi, glaukoma kongenital, dan faktor patologis lainnya.
1. Faktor fisiologis: sklera anak relatif tipis, pleksus pembuluh darah koroid mungkin lebih jelas, sehingga tampak mata biru. Ini adalah fenomena fisiologis yang normal, umumnya tidak memerlukan perawatan khusus.
2. Anemia defisiensi besi: sklera mata terdiri dari zat khusus yang mengandung zat besi, jika tubuh anak kekurangan zat besi, maka sklera akan menjadi tipis, dan akan mudah menembus jaringan membran pigmen di bawah sklera, dengan demikian akan muncul tampilan bola mata kebiruan.
3. Glaukoma kongenital: anak-anak dengan glaukoma kongenital dapat memiliki mata biru karena peningkatan tekanan intraokular, yang dapat menyebabkan pembesaran bola mata dan penipisan dinding bola mata.
Dianjurkan agar anak-anak dengan mata biru dan ketidaknyamanan lainnya harus berkonsultasi dengan dokter untuk mengevaluasi kondisinya dan mengikuti instruksi dokter untuk menghindari penundaan.