Jangan salah mengira lupus sebagai radang dingin di musim dingin

  Pada musim dingin, sebagian orang, khususnya wanita muda dan setengah baya, mengalami gejala wajah dan tangan yang membeku. Hal ini bermanifestasi sebagai eritema pada wajah dan tangan, sedikit gatal-gatal lokal dan suhu kulit yang rendah. Karena tidak ada gejala serius seperti berjerawat atau erosi, pasien tidak memperhatikannya dan melewatkan kondisi mereka. Bahkan, sebagian pasien dengan “radang dingin” sebenarnya menderita SLE.  Memang benar bahwa radang dingin mudah dipicu oleh cuaca dingin di musim dingin. Tetapi, mengapa SLE, yang terkait dengan paparan sinar matahari yang kuat, ikut berperan di musim dingin? Pertama, pasien telah mengumpulkan berbulan-bulan paparan sinar matahari yang intens (ultraviolet) selama bulan-bulan musim panas dan timbulnya lupus terjadi tepat pada waktunya untuk musim dingin. Kedua, saat suhu turun di musim dingin, kulit wajah, tangan, dan area lain yang terpapar udara dingin menjadi terganggu akibat sirkulasi darah, sehingga memicu lupus eritematosus.  Lupus adalah penyakit jaringan ikat autoimun, sebagian besar terlihat pada wanita berusia 15-40. Penyebab penyakit ini tidak sepenuhnya dipahami dan diduga terkait dengan genetika, hormon seks, obat-obatan dan infeksi, selain faktor lingkungan seperti sinar ultraviolet dan dingin. Secara klinis, lupus eritematosus dibagi menjadi lupus eritematosus diskoid, lupus eritematosus kutaneus subakut dan lupus eritematosus sistemik. Di antaranya, SLE adalah yang paling serius dan dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal, kardiovaskular, gastrointestinal, sistem pernapasan dan mental jika tidak segera diobati.  Ruam klinis lupus eritematosus sebagian besar muncul sebagai lesi eritematosa pada area yang terpapar, seperti wajah dan tangan, dan mudah salah didiagnosis sebagai radang dingin di musim dingin. Jadi, bagaimana pasien dapat memeriksa apakah mereka menderita lupus eritematosus jika mereka mengalami kerusakan seperti eritema pada wajah atau tangan mereka? Pertama-tama, pasien harus memperhatikan apakah mereka sering merasa lelah, apakah mereka sering mengalami demam rendah, apakah mereka sering mengalami sariawan, apakah mereka mengalami nyeri sendi dan otot, apakah mereka cenderung kehilangan rambut, dan apakah mereka memiliki eritema kapiler yang melebar pada telapak tangan dan jari mereka. Jika 1-2 dari kondisi ini ada, Anda harus segera mengunjungi dokter kulit untuk menerima perawatan standar setelah diagnosis yang jelas.