Migrain pada kehamilan mungkin terkait dengan perubahan kadar hormon, stres, kurang istirahat, tekanan darah tinggi, dll. Migrain dapat diatasi dengan pengobatan umum, pengobatan yang wajar, atau fisioterapi.
1. Perawatan umum. Setelah kehamilan, kadar hormon akan berubah, ditambah dengan stres mental atau kurang istirahat selama kehamilan, mudah menyebabkan gejala migrain. Biasanya dianjurkan untuk rileks, hindari begadang, pastikan tidur yang cukup, perhatikan pekerjaan dan istirahat tepat waktu, kehidupan yang teratur dapat memperbaiki gejala migrain ringan.
2. Pengobatan yang wajar. Jika gejala migrain selama kehamilan lebih serius, Anda juga harus memeriksa apakah itu disebabkan oleh tekanan darah tinggi, jika tekanan darah tinggi, dianjurkan untuk mengambil tablet nifedipine di bawah bimbingan dokter untuk mengontrol tekanan darah, dan setelah tekanan darah stabil, gejala sakit kepala dapat diredakan.
3. Fisioterapi. Gejala migrain saat hamil juga dapat menggunakan handuk panas atau memijat kepala dengan lembut untuk meredakan gejala sakit kepala.