CT Jantung terutama memeriksa arteri koroner jantung untuk mengetahui adanya plak, pengapuran, dan penyempitan lumen, serta memperjelas tingkat penyempitan lumen, sehingga membantu mendiagnosis penyakit jantung koroner. Pemeriksaan ct jantung adalah untuk mengamati kondisi arteri koroner jantung, untuk memahami apakah arteri koroner terdapat plak, penyempitan lumen, atau bahkan penyumbatan dan kondisi lainnya. Jika arteri koroner hanya mengalami penyempitan ringan, dengan tingkat penyempitan dalam 50 persen, hal ini umumnya mengindikasikan bahwa arteri koroner mengalami aterosklerosis. Jika arteri koroner mengalami stenosis sedang hingga berat, yaitu derajat stenosis lebih dari 50%, hal ini dapat membantu dokter untuk mendiagnosis penyakit arteri koroner. Dalam praktik klinis, umumnya direkomendasikan agar pasien menjalani pemeriksaan CT jantung dan USG Doppler warna jantung, yang dapat membuat diagnosis yang lebih akurat dan membantu memandu penggunaan obat.